Your results:
You are Robin

Robin
90% Young and acrobatic. You don't mind stepping aside to give someone else glory.
Click here to take the Superhero Personality Quiz

 


...kita, hamba yang memohon cinta Allah Yang Maha Pengasih dan merindukan Rasulullah Saw.
   

<< July 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Saturday, February 04, 2006
Dear : My Nice Friend...UT, Anak Baik

Aslm.

...Semenjak kita jumpa untuk berjuang dalam menyuksesin acara warkop. Sepertinya daya kritis, ngusul, nanya dan aktifitas anak baik ini menandakan seorang saudari yang giat, gesit dan pantang mengeluh.

Adakalanya terlihat lelah akibat kerja keras yang dilakukan, namun adakalanya canda tawa anak baik itu membuat warna pelangi panitia warkop semakin indah.

jujur, di phonebook HP saya, nama UT itu ngga ada, yang ada hanya nama bertuliskan, "Anak Baik" ini adalah julukan untuk UT.

Sebelum tulisannya makin banyak tentang UT, saya ucapkan terima kasih atas kebaikannya selam ini. Semoga Allah yang Maha Pengasih memberikan kasih-Nya kepada UT beserta keluarga yang men-support setiap saat.

Wslm.

NB : Maaf ya UT, sy msh di Bogor lupa posting tulisan ini.


Posted at 06:23 pm by deefathya
buat tanggapan  

Friday, February 03, 2006
TOLAK LAGI TERUS TU PORNO2AN


Jumat, 03 Pebruari 2006 16:25:13 | 69 klik | Versi Cetak | http://pk-sejahtera.org/2006?isi.php?id=897">Email ke Rekan


H.M. Hidayat Nurwahid
Pemerintah Harus Tegas Perangi Pornografi

PK-Sejahtera Online: Pemerintah harus dapat bertindak tegas terhadap masalah pornografi.Adanya tindakan tegas pemerintah, kata Hidayat membuat para penegak hukum mempunyai pegangan hukum yang kuat untuk menindak segala bentuk ponografi.

Pemerintah harus dapat bertindak tegas terhadap masalah pornografi yang didukung dengan tindakan tegas terhadap pelaku penyimpangan ahlak. Demikian diungkapkan -- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Hidayat Nurwahid di Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, (31/1).

Adanya tindakan tegas pemerintah, kata Hidayat membuat para penegak hukum mempunyai pegangan hukum yang kuat untuk menindak segala bentuk ponografi.

Kondisi saat ini menurut Hidayat, tidak adanya kekuatan politik untuk mengoreksi masalah pornografi dan pornoaksi. Padahal faktor itu menjadi penting, mengingat dampak dari pornografi dan pornoaksi sedang melanda Indonesia.

Berkenaan dengan maraknya situs dan majalah yang menampilkan gambar-gambar pornografi, Hidayat mengkritik pemerintah jangan hanya mengambil keuntungan dari penerbitan majalah atau situs pornografi.Pemerintah kata Hidayat juga harus memikirkan dampak besar dari pornografi yaitu rusaknya moral generasi. Masuknya budaya barat, menurutnya dapat menjadi ancaman bagi keutuhan bangsa dan negara


Pengirim: Ningsih
Update: 03/02/2006 Oleh: Ningsih

Posted at 07:53 am by deefathya
buat tanggapan  

Monday, January 30, 2006
TOLAK TERUS PORNO-GRAFI/AKSI

Minggu, 29 Januari 2006 19:55:32 | 374 klik | |


Tolak Pornografi dan Pornoaksi
PKS dan Elemen Masyarakat Lainnya akan Gelar Aksi Damai di Bunderan HI

PK-Sejahtera Online: PKS dan berbagai elemen masyarakat akan menggelar aksi damai hari Senin (30/1) pagi, mulai jam 09.00 WIB, di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta. Aksi itu bertema: ?Tolak rencana penerbitan Playboy edisi Indonesia, tertibkan segala bentuk media pornografi, segera tuntaskan RUU Antipornografi dan Pornoaksi?. Aksi akan dihadiri ribuan kader, simpatisan dan Presiden PKS, Ir H Tifatul Sembiring, serta sejumlah tokoh, anggota DPR, artis dan aktifis perempuan dari berbagai lembaga.

Aksi ini juga didukung sejumlah elemen masyarakat yang bergabung dalam “Aliansi Masyarakat Tolak Pornografi dan Pornoaksi”, seperti Pelajar Islam Indonesia (PII), Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia (KAPMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Masyarakat Tolak Pornografi (MTP), Jaringan Media Profetik (JMP), Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM) Indonesia, PP Wanita Islam, Persaudaraan Muslimah (SALIMAH), Forum Lingkar Pena (FLP), dan Komnas Perlindungan Anak.

Aksi ini dilakukan untuk mendesak pemerintah agar masalah pornografi segera dituntaskan. Sikap ini dipilih melihat telah banyak upaya masyarakat untuk menolak berbagai media pornografi kepada pihak yang berwenang, namun ternyata tidak pernah tuntas. Bahkan, sekelompok orang dengan modal yang kuat berencana menerbitkan Majalah “Playboy Edisi Indonesia”, ketika RUU Antipornografi dan Pornoaksi sedang dibahas di DPR. Rencana penerbitan Playboy jelas sebuah “tantangan”, jika tidak bisa dibilang “pelecehan” terhadap aspirasi masyarakat dan proses legislasi yang sedang berlangsung. Padahal, dampak pornografi telah meluas dan terbukti amat merusak perilaku masyarakat, khususnya kalangan remaja dan anak-anak.

Aksi yang akan diikuti ribuan massa ini dipimpin oleh Ledia Hanifa, S.Si, M.Psi.T selaku Koordinator Lapangan. Masyarakat menuntut pemerintah perlu lebih serius melakukan penegakan hukum mengenai masalah pornografi agar tidak menjadi polemik berlarut-larut. Wakil Presiden telah menyatakan menolak kehadiran Majalah Playboy edisi Indonesia, tapi mengaku pemerintah tak bisa berbuat apa-apa, kalau majalah tersebut akhirnya terbit. Sebelumnya Menteri Kominfo menyatakan keluhan serupa, karena UU Pers tidak memberi wewenang pemerintah untuk mencabut izin terbit pers. Sebaliknya, Dewan Pers menyatakan majalah Playboy tak bisa dibilang industri pers, tapi industri seks, sehingga tak menjadi domain Dewan Pers. Semua pihak seperti melepas tanggung-jawab, sehingga seharusnya pihak Kepolisian secepatnya memanggil penerbit Majalah Playboy edisi Indonesia untuk membatalkan niat, karena telah menyulut keresahan dan kemarahan masyarakat. Sebab, majalah Playboy telah menjadi trade merk sebagai biang pornografi dunia yang sangat besar bahayanya bagi perkembangan kesehatan mental dan moral masyarakat, khususnya menjadi ancaman bagi anak-anak dan remaja.

Aksi damai ini diikuti sejumlah tokoh masyarakat antara lain: Hilman Rosyad (Anggota Pansus RUU Antipornografi), Anneke Putri (Artis), Wirianingsih (PP Salimah), Kamsani (PP Wanita Islam), Azimah Subagyo (Masyarakat Tolak Pornografi), dan Ir. H. Tifatul Sembiring (Presiden PKS). Selain itu aksi tolak pornografi juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan, antara lain: Emilia Contessa (Partai Persatuan Pembangunan), Elly Risman (Yayasan Buah Hati), Mira Adhyaksa (isteri Menpora, Adhiyaksa Dault), Zainab M. Yusuf (isteri Menpera, Yusuf Asy\'ari) dan tokoh masyarakat lain.


Pengirim: Alfa
Update: 29/01/2006 Oleh: Alfa


Posted at 07:32 am by deefathya
buat tanggapan  

Tuesday, January 24, 2006
Tak Mau Aku Mengambil Tanpa Ijin

Ku nantikan pengadilan akhirat kelak akan datang...

Sahabat, tak mau aku mengambil sesuatu yang merupakan milikmu tanpa ijin darimu, meski itu hanya sebuah sepeda motor.

Sangatlah menyayat hati jika aku berbuat demikian...

Apa kata Alloh nanti di akhirat jika aku berbuat seperti itu ?

Apa kata orangtuaku tercinta kala aku bersama dalam kehangatan kasih mereka ?

Apa kata saudara-saudariku yang mencintaiku karena Alloh ?

Apa kata anak-anakku kelak tentang ayahnya ini yang menasihati mereka ?

Apa kata rakyat yang ku perjuangkan aspirasinya ?

MALU ! dan DOSA ! jika hal itu terjadi MESKI TAK ADA MANUSIA YANG MENYAKSIKAN, TAPI ALLOH MAHA MENYAKSIKAN !

ALLOHU AKBAR !! Ku nantikan janji Alloh yang akan menolong hamba-Nya yang membutuhkan-Nya agar mendapatkan keadilan dalam semua masalah yang menjadi fitnah (ujian) untuk diriku.

Malu jika mengambil sesuatu tanpa ijin pemiliknya !

YAKINLAH ! Bahwa Alloh dan Hizbullaah bersama orang-orang yang benar dan teraniaya.

Semua prasangka akan hancur.

Semoga kita semua mendapat rahmat dari Alloh agar dapat menerima dan mengucapkan kebenaran.


Posted at 11:05 am by deefathya
buat tanggapan  

Kepercayaan Yang Akan Hilang

Rasanya aku gak habis pikir mengapa harus demikian sakitnya saat kita sudah mempercayai seseorang dan membelanya dikala dia ada atau sedang tidak ada di suatu tempat dimana aku berada.

Ini adalah kali kedua dimana aku akan bertindak tegas untuk menyatakan sikap pembelaan diriku.

Kasus kali ini adalah...setelah rapat usai jam 01.15 malam minggu di Lembang aku teringat telepon bundaku yang mengharapkan aku pulang dan membantunya untuk menengok saudaraku tercinta yang sedang dirawat di ICU RS Al-Islam Cimahi.

Malam itu sekira jam 01.30 aku meminjam motor temanku yang aku berikan kepercayaanku kepadanya...ku anggap dia bagaikan seorang saudaraku.

"H, saya pinjem motor " ucapku padanya.

Temanku itu masih agak bingung melihat wajahku, maklum aku membangunkannya dari tidurnya setelah selesai rapat tadi.

Ia masih belummengeluarkan kunci motor yang disimpannya entah dimana.

Aku tanya lagi kedua kalinya untuk mengijinkanku meminjam motornya itu karena aku harus pulang sebentar. Ia masih terlihat ngantuk. lalu kemudian ia bertanya, "mau kemana ?"

Kukatakan, "Saya mau pinjam motor, penting nih bentar harus cari makan dan pulang dulu ke rumah."

Kemudian, ia mengeluarkan kunci motornya yang setumpuk itu (maklum banyak kuncinya dan rantainya). Trus dia memberikan kuncinya itu padaku dan aku berkeyakinan bahwa ia sudah mengijinkanku meminjam motornya itu.

Setelah itu aku mengodisikan motor itu dan bingung dengan kunci yang banyak utnuk apa aja sih. Aku buka kunci kontaknya dan ku lajukan perlahan, namun ternyata roda depannya tak mau melaju dan mandek dengan hentakan yang berbunyi, "Dak !!" 2x dan spionnya kendor (jadi ku lepas gitulho supaya ngga jatuh dimana ntarnya).

Aku baru tahu setelah melihat roda depannya itu ternyata di bawahnya itu ada kunci gembok yang besar berwarna silver.

Trus ku buka itu gembok dan akhirnya aku keluarkan motor itu dari selasar belakang aula Balatkop. (Hi3x ada yang enaknya nyebut BATLKOP)

OK, aku lajukan motor itu keluar gerbang pertama dan ku cari satpam yang ada di pos jaga depan...eh ngga ada. Ehm, cari lagi ke depan aula juga ngga ada.

Yah...apa boleh buat aku langsung aja buka pintu gerbang sendiri. (tadinya sih supaya enak bilang dulu sama satpam supaya dianya enak ngga khawatir aku keluar malem bawa motor).

...dan aku pun geser gerbang yang berat itu dengan sekalian suaranya yang rame bergeser, "Drrrr!!"

Nah, setelah itu ku tutup lah gerbang itu dengan suara yang sama pula. (Emang suaranya kayak tadi ? hi2x gpp)

Yah, akhirnya kulajukan motor itu sesuai keperluan yang sangat genting dimana aku harus sebentar saja meninggalkan Balatkop.

pagi hari aku ditelpon Rusman (awalnya ibuku yang menerimanya). Rusman nanya tentang apakah benar motor H itu ada sama saya, ku jawab ya ada pada saya.

Lalu, H nelpon untuk menanyakan keberadaan motornya dan ia bilang bahwa ia sudah lapor sama polisi setempat sampe Polda. Wah, aku kaget, tapi ku kira ngga akan terlalu "ribet" (maksudnya seperti saat ini diman perasaanku tlah hancur).

Aku bawa motor itu meski nantinya akan ada razia yang mungkin akan ada di Cidadap ato di mana gitu, aku ngga takut akan hal itu karena aku rasa aku bertanggungjawab tlah meminjamnya. (sekali lagi MEMINJAMNYA!).

Ok, ternyata H nelpon lagi bahwa ngga usah saya yang bawa motor itu, biar Rusman dan H yang ambil, tapi aku ngga mau kayak gitu, aku ngga mau jadi orang yang keenakan alias nyusahin orang cape-cape ngambil motor yang aku PINJAM itu.

Trus aku lihat Rusman bersama H di depan sebuah wartel dan aku hentikan motor itu, kemudian menyerahkannya pada H dan aku jadi ke Balatkop dibonceng Rusman.

...Selagi aku dibonceng Rusman, Rusman bercerita tentang kejadian yang rame di Balatkop terkait masalah motor yang aku PINJAM itu. Bla3x

Rusman juga mengatakan bahwa H sudah terlanjur berkata-kata tentang aku kepada beberapa orang dan Rusman menyatakan bahwa H tidak baik mengatakan hal itu, baiknya langsung aja katakan padaku apakah itu benar ato bisa jadi juga salah.

BTW, setelah aku berada di Balatkop, H mengajak aku untuk berbicara dengan ditemani Ari untuk mengklarifikasikan kronologis kejadian "GIMANA MOTOR H SAMPE BISA DIPAKE SAMA AKU"...pertanyaan besar muncul, "Apa aku pinjam dengan ijin ato aku pinjam dengan cara tidak mulia alias ngambil kunci motor itu ketika H tidur dan pergi membawa motor itu tanpa ijin ?"

H mengatakan, "Saya ngga pernah meminjamkan motor tanpa memberikan STNK"

(Aku tak pinjam dengan STNK karena itu pagi buta jam 01.30 ngga akan ada polisi yang nge-razia...tapi aku pun ragu bila aku pun pinjam STNK, sedangkan prasangka H tetap yakin bahwa aku mengambil kuncinya pas ia tidur, maka STNK itu meski aku pinjam, bisa jadi aku tetep disangka mengambil STNK tanpa ijin H karena H tidak merasa meminjamkannya padaku) Yah, pengen berandai-andai agar kejadian ini tak terjadi. Pengen pas acara di Balatkop ini aku berada di rumah tak kemana-mana. Ngga usah sms ato telpon2 minta bantuan H dan temenku Am untuk ikut berjuang nyuksesin TKO. (aku ngga mau manfaatin mereka, aku cuma ingin mereka merasa memiliki TKO dan BEM) TAPI INILAH KENYATAAN BAHWA KEJADIAN BERUPA UJIAN UNTUK AKU, H, dan SEMUA SAUDARA-SAUDARIKU TELAH TERJADI.

Saya bingung kenapa H berkata seperti itu seolah-olah dia tidak memberikan ijin kepadaku untuk menggunakan motor itu pas pukul 01.30 itu. Hingga akhirnya H menyatakan kata-kata yang membuat hatiku sakit dimana ia tidak mempercayai ceritaku tentang kronologis peminjaman motor yang ku yakinin HALAL atas IJIN H dengan bukti bahwa H MEMBERIKAN KUNCI MOTOR ITU.

Aku coba pahami masalah kenapa ia sampe menyatakan hal yang mengandung KETIDAKPERCAYAAN padaku. O, aku baru ngerti bahwa mungkin pada jam 01.30 itu ia meminjamkan motor dengan memberikan kunci motornya dalam keadaan tidak sepenuhnya sadar...orang Sunda bilang LULUNGU.

Namun...H TETEP YAKIN PADA PRASANGKANYA BAHWA AKU MENGAMBIL KUNCI DARI SAKUNYA DAN MEMAKAI MOTOR TANPA IJINNYA.

Sampai hari ini, selasa ini...ia tetap yakin akan prasangka itu.

dalam hatiku..."Yaa Alloh apakah ini balasan seorang manusia yang telah aku percaya dan aku bela ?"..."Ia pernah tidak berkata jujur tentang 2 dokumen yang ku titipkan agar diberikan kepada Ukhti Irma dan aku SMS dia tanpa curiga bahwa H itu akan membaca dokumen dan samapai menyebarkan isi dokumen itu."...ia berkata kepada Ukhti Irma bahwa yang ia terima HANYA VCD SAJA dan TIDAK ADA 2 DOKUMEN YANG KUTITIPKAN. (padahal VCD itu ada dalam kresek hitam terikat dan kresek hitam berisi VCD itu dimasukkan dengan 2 DOKUMEN dalam KRESEK PUTIH yang diikat rapih pula).

Saat aku berkunjung ke kost-annya, aku menanyakan kabar dokumen itu dan ia berkata bahwa 2 DOKUMEN ITU TELAH DIBACA TAPI NGGA TAU DIMANA NYIMPENNYA (LUPA). DAN AKU PERCAYA !!! AKU PERCAYA PADA CERITA H MESKI AKU TAK MENYAKSIKANNYA !!! AKU PERCAYA meski H berkata pada Ukhti Irma bahwa ia HANYA TRIMA VCD TANPA 2 DOKUMEN ITU.

Sampai...selasa sore aku memenuhi kewajibanku untuk ber-tabayun (Cek-Ricek + Evaluasi) dan ber-ishlah (Meluruskan Kesalahan) tentang masalah PINJAM MOTOR setelah selesai agenda rapat BEM dan H datang.

...Aku jelaskan kronologis saat aku PINJAM MOTORNYA, sekali lagi PINJAM DENGAN IJIN...dengan perlahan dan ku usahakan tetap dalam kemasan dalam kat-kata yang baik yang sekiranya akan menguatkan ukhuwwah pada setiap perkataanku dan dipenuhi rasa jujur tentang kronologis kejadian itu.

Walloohi, Demi Alloh Yang Maha Menyaksikan, bahwa aku telah mengatakan cerita yang sesungguhnya dalam hal MEMINJAM MOTOR itu...namun H tak kunjung percaya. Akhirnya pertemuan itu kembali tak menghasilkan satu pengakuan atas kejujuran dan kebenaran yang dituturkan oleh diriku.

Hatiku semakin menjerit dengan kenyataan ini...jika harus berakhir seperti ini, maka aku hanya menantikan pengadilan akhirat saja...aku membutuhkan pengadilan Alloh Yang Maha Benar saja...Yaa Alloh, tologlah hambamu ini yang terzalimi...Engkau Maha Mengetahui bahwa aku mendo'akannya agar berkata benar dan mau menerima kebenaran mulai hari Minggu hingga hari ini aku tetap mendo'akannnya...Yaa Rabb, bukakanlah pintu hatinya agar ia dapat merasakan nikmatnya sebuah kebenaran dan kejujuran.

....Sahabat, aku berusaha untuk mengingat kebaikanmu dan tetap mengikat tali persaudaraan denganmu meski masalah ini kelak akan aku minta agar diadili oleh Alloh Yang Maha Adil.

Aku hanya akan membencimu jika aku terus mengingat keburukan yang kau timpakan kepadaku, namun semoga kau yang masih muda dan belum memahami hakikat kepercayaan yang kuberikan padamu itu, kelak kau akan memahaminya dengan petunjuk Alloh Yang Maha Pengasih...dan semoga kau dapat menerima kebenaran dengan hati yang lapang.

JZK untuk saudara-saudaraku yang terus mengingatkanku bahwa hal ini agar disudahi saja dan kita serahkan saja kepada Alloh yang Maha Adil.

Selasa ini Saudara-saudaraku dari Ag, Riz, Ah, Ad, dan Su menjadi saksi atas pertemuan yang hendak menyatukan kembali hatiku dan H agar menyudahi masalah motor itu. Masalah pencabutan perkara pun seharusnya emang dicabut oleh H saja...namun tak semudah itu, karena H tetep yakin akan prasangkanya padaku dan...yah sudahlah, aku pun akan pergi menyudahi perkara di polisi dengan catatan bahwa aku hanya akan menggunakan cerita yang jujur dan benar...cerita kronologis tentang masalah motor itu yang sebenarnya dimana hanya Alloh saja yang akan membelaku dengan sepenuhnya karena Alloh akan menyukai kebenaran...dari semua hamba-Nya bukan saja dari diriku.

...Insya Alloh, aku akan berusaha untuk tidak membuat jelek beliau, menghina beliau, membuat citranya buruk, meski kepercayaanku padanya tlah hilang.

Akhirnya, aku memohon bimbingan, keselamatan, dan kekuatan hanya kepada Alloh Yang Maha Kuasa, Yang Maha Mengetahui segalanya agar aku dapat bersikap baik dan benar menurut Alloh saja.

Rabb, aku menangis kepada-Mu dan jika aku mengingat Rasululloh Saw, aku sangat ingin menangis dipangkuannya...Yaa Alloh...tolonglah aku.

  


Posted at 08:57 am by deefathya
Comment (1)  

Tuesday, January 03, 2006
My BROTha n' SISta

 

MY BROTHA & SISTA

Suyanto : Mirip anak kuliahan di S2, rapi n' bawa tas jinjing, akademis+rohis

Rizky : Lucu, pandai ganti topik pmbicaraan, jakarte banget bicaranya, penolong, my best friend oge. (ati-ati Kiki tar ente keracunan gaya bicara orang2 sospol di seluruh BEM SI)

Adi : Ramah, kadang kalo dah serius...serius, bobotoh persib oge, penolong, kepala proyek, suka ngasih makan, Di masih inget ka saha di metrotv teh (hi2x asiknya bari dipoto di lantei 22 gedung DPR-RI)

Ahad : Kalem, mau ngertiin orang lain, penolong, penjaga, my best friend juga (bagus man !!) Ajarkeun ane bahasa Kuningan untuk adu kekuatan bahasa sama Kang Adi yah ! Mo duel nih !

Sobar : Penolong, bodor, smiling faces, dokter spesialis komputer BEM (Akhi...tos gabung weh sama jurusan lain+skalian pindah jurusan spy dapet banyak kenalan !!) the best friend oge.

Arif : Adik kecil, penolong, ramah, kadang mirip Teh Mai mantan DPO 03-04 wajahnya itu loh.

Iwan : Lucu abis, penolong, Wan kacamata lamun dipake ntar Iwan ga mirip anak teknik lagi, tapi jadi mirip pegawai Bank.

Ilah : Wajah penuh haru, penolong, kreatif-inovatif (kunaon hayang nulung batur sih ?)

Rommy : Ramah, tipe pria punya selera-gagah, pgotographist (Miii, iraha moto deui ?)

Handa : Mau belajar, tipe anak kuliahan di S2, mau ngertiin oranglain

Rangga : Adik kecil, kreatif-inovatif, pas kalo jadi ustadz, penolong, sabar, kongkrit abis deh !!

Andri : Analist, Bisa jd one man army, kalem (Ndri kumaha lamun jadi analist di Menhankam...lamun di CSIS oge teu nanaon asal ati2 we nya)

Ragil : Kongkrit, pemberontak abis, kalem, (kamana atuh kang...sibuk kuliah nya ? cing sukses nya ! smoga dimudahkan oleh Allah Yang Maha Pengasih)

Edison : Lucu, mau belajar, berwibawa (hi2x Ed..kalo masalah eta tea..sy mah ga pantes lah...malu dah tua. Oya mau stiker HAMMAS ngga ?)

Ela : Wah ! penolong, focus, ramah, nyunda pisan ieu mah, empatik, hard worker (hi2x sugan teh PPL)

Nunung : Tipe ibu rumah tangga, ruhiyah abis, pandangannya jauh ke depan-pisan, tegas untuk masalah duit (hi3x maaf emang kudu gitu)++ tentang surat ke FPOK ngga terkesan nyuruh kok Teh...nyantei aja yang lain juga pasti mau.

Ommy : Kreatif-inovatif, paham, gagah, tegas, berwibawa, tipe korlap, bijak, menggebrak !! (gebrakan beneran tuh..meja BEM sobek !) bahasa Palembangnya ane belum ngerti apa BU GURU ?

Desi : Kalem, ramah

Ine : Lucu abis, bijak oge, tipe enterpreuneur, Ne ga pantes jadi guru mah, tapi pantesnya jadi deputi Bank IndBisa jd onesia gantiin Bu Miranda Gultom.

Rani : Bisa jd one man army, mau ngertiin orang lain, sastrawati, grogi, nyunda (hi3x inget pas ke metrotv grogi alias geumpeur)

Klara : Cool, penolong, hard worker.

Yuvi : Kalem, ramah, hard worker, ngga bisa pusing, keren abis !

Yulan : Preman ? (maksudnya apa sih ?), suka bcanda, politik abis, penolong. 

Elis : Nyunda, kalem, kreatif-inovatif, (bimbingan skripsi beres ? sok cing sukses !)

Rika : hi3x adik kecil, bisa becanda..awalnya ku sangka ni anak ga bisa bcanda, baik, hard worker, yup! utamain kuliah aj gpp bagus...itu kan amanah jg.

Eha : Weis ! penolong, kongkrit pisan, ramah, hard worker, mau ngertiin orang lain (Keren deh bikin orang lain ngiri pengen punya sikap kaya bliau!)

Qori : Ramah, penolong (kumaha TA di FPTK ayeuna ?)

Ifat : Polos, tipe ibu rumah tangga, ramah, No-comment pokona BAGEUR.

Vina : Adik kecil, hard worker, tos ah sakitu.

Yani : Adik kecil, penolong, empatik, nga-gambar teknik-na ngelehkeun urang !

Dewi : Kalem, temen Teh Nunung oge.

Ratna : Wuih ! ya gitu deh...anak sospol abis (Keracunan Rizky ngga ?)

Nurafiatin : Bisa jd one man army, kongkrit, fokus...n' moderat

 

OK...yang belum ketulis tar taun depan yah ! hi3x maaf...sabar yah.

n' ada beberapa ciri khas pribadi masing-masing yang ngga perlu ditulis di sini...biar tar dicari sndiri aja ya...urang teu tega euy. (Soalna emang urang saha sok nyaho) OK sorry....n' pada diri stiap orang punya sisi-sisi lain dan itu karakter yang belum banyak ku ketahui dan orang tuh emang komprehensif, ngga adil kalo dinilai : Si A tipe sibuk aja...pasti ia punya sisi kekanak-kanakan juga lainnya. Yeah, human are such a misterious creture.

 

NB: Pas ngebayangin kalian semua, sy jd ingin ketawa...nya seuri sorangan teu nanaon asal teu gelo (bukan begitu kang Adi ?)Kang Adi ? ...Kang Adi kamana sih ?

 

Trus di penghujung kepengurusan kita @ BEM.... untuk Saudara-Saudari semua.... ku hadiahkan bait-bait syair dari Ustadz Anis ini....

 

Ketika Cinta Kita Berakhir**

Oleh
Anis Matta

Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Kita saling memunggungi
Tapi jiwa berpeluk-peluk
Senyum mendekap senyum

Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Raga tak lagi saling membutuhkan
Hanya jiwa kita sudah lekat menyatu
Rindu mengelus rindu

Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Kita hanya mengisi waktu dengan cerita
Mengenang dan hanya itu
Yang kita punya

Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Kita mengenang masa depan kebersamaan Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Kita hanya mengisi waktu dengan cerita
Mengenang dan hanya itu
Yang kita punya

Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Kita mengenang masa depan kebersamaan

Kemana cinta kan berakhir
Di saat tak ada akhir

Kemana cinta kan berakhir
Di saat tak ada akhir

**(taken from tarbawi)

Posted at 03:05 am by deefathya
buat tanggapan  

Sunday, November 27, 2005
Kompilasi 3

 

DARI SEMARANG

wuih banyak amat orang yang ke Semarang di bis yang ku tumpangi. Warna-warni orangnya dan pasti ada yang baik hati...(Plis give me a seat ya pak ato bu..kalo ke mba2 ga mungkin deh kayaknya).

Huh... (ku keluarkan C02 setelah narik nafas panjang)

Tibalah dua orang seniman bis kota. Satu orang laki-laki yang memegang gitar dan memulai acara pembukaan untuk menyanyikan lagu-lagu kemasyarakatan...dan seorang wanita yang berambut pendek dengan highlight pirang pun menemani seniman laki-laki tadi menyanyikan lagu-lagu itu. Sekira 20 menit mereka berdua menyanyi, keduanya berada pada jarak sekira 1,5 meter satu sama lain masih menyanyikan lagu tentang penderitaan rakyat IndBisa jd onesia.

Ku terwang jauh keluar jendela bis yang ku tumpangi menuju bayangan para manusia yang tertindas,tak punya penghasilan yang layak,anak-anak tak sekolah,ibu-ibu yang pusing dengan keadaan ekonominya...dan setiap manusia yang menderita yang pernah aku lihat di bumi IndBisa jd onesia ini...terbayang sudah.

Namun sepertinya takan semuanya terbayangkan. Orang-orang yang jauh lebih menderita pasti berada di tempat yang jauh di sana, tak tahu dimana...hanya yang pasti bahwa mereka minta ditolong oleh kita-kita yang memiliki kemampuan untuk menolong. Wahai mahasiswa gerakanlah hati dan badan kita untuk bersegera meneruskan perjuangan penegakkan keadilan dan kesejahteraan...dan wahai pemerintah, anda semua harus bertanggungjawab mengenai mereka, so bersegeralah menolong mereka !

Ok, kembali ke bis. setelah lagu usai, laki-laki seniman yang menyanyikan lagu itu menutup perjumpaannya dengan para penumpang dengan sebuah lagu Iwan Fals yang ku lupa apa judulnya. Sedangkan wanita yang terpaksa harus jadi seniman bis itu berjalan dari mulai kursi penumpang yang ada di depan hingga belakang untuk mengais rejeki yang diberikan penumpang untuk mereka berdua....inilah hidup, hidup mereka yang aku tak tahu seperti apa rasanya.

   

 

The Coral

Euleuh aya The Coral, MP3 artis nu anyar dan dramatis pisan lagu-na. Jigana ieu mah lagu detektif yang biasa nyari jejak para pelaku kejahatan.

Tapi lagu detektif Conan ngga gini2 amat...yah itu mah kartun yang ceria. Ngga ini mah The Coral mah gayanya kaya detektif zaman mafia.

Ok deh, slamat dengerin lagu interpol ini, tapi tong lama-lama teuing bisi ke bawa ke dunia pencarian kriminal. BTW lagunya lama-lama mirip The Doors juga.

Hei dilarang MABOK ya sodare2 !! tar dosa loh !

 

Bir Baru

Di pinggir jalan ada papan iklan minuman yang merk-nya cap kuda. Sebuah minuman bir pilsener.

Ku rasa tu minuman ga bakalan bikin seneng deh. mendingan minum air teh pahit dari Subang dari Pak Ruhana yang enak rasanya susah diucapkan dengan kata-kata.

Damn that bir, i hope no Bisa jd one wil buy that stupid drink which made by a real stupid capitalist.

 

Fairy Odd Parents

Hi6x ada juga ya saudara di IPB yang suka nonton film kartun Fairy Odd Parents. Emang lucu sih tu film yang ada Timmy-nya. Apalagi Cosmo yang cupu.

Yee gpp kan suks nonton film ini daripada nonton film vulgar pornograpik ala LATIVI, TRANS TV, TV7, INDOSIAR, SCTV, dan RCTI.

So, film Fairy Odd Parents yang di puter di LATIVI sebaiknya sehari penuh spy stasiun tv ini ga muter film beraroma porno. Trus tar sodare2 bisa seneng deh nonton Timmy kecil sama dua orang tua perinya itu. Hi2x sy dukung deh.

Hei akhwat2 ajak ikhwan dong kalo mo Aksi anti-Pornografi...tar kita tetap jaga hijab tentunya OK !! (duh kasar amat nih?)

 

PS : Dedicated to Calie the Fighter @ IPB.


Posted at 04:51 pm by deefathya
buat tanggapan  

Previous Page